<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="FeedCreator 1.7.2" -->
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
    <channel>
        <atom:link href="http://sammu.yolasite.com/my-dreams.rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title>my-dreams</title>
        <description>my-dreams</description>
        <link>http://sammu.yolasite.com/my-dreams.php</link>
        <lastBuildDate>Sat, 13 Jun 2026 06:03:09 +0100</lastBuildDate>
        <generator>FeedCreator 1.7.2</generator>
        <item>
            <title>R 12.3</title>
            <link>http://sammu.yolasite.com/my-dreams/r-12-3</link>
            <description>&lt;div class=&quot;mbl notesBlogText clearfix&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;Kau melintas didepan ku
tepat setelah aku keluar dari sebuah toko berpintu kaca. Kau memakai
baju berwarna kuning cerah...menambah semarak di sekelilingmu. Warna
baju mu seolah mengingatkan ku pada bunga matahari yang menghiasai
taman hijau disekelilingnya..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rambut mu yg panjang tergerai indah dengan ponimu yang lucu. Dan aku suka itu..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hahaha..dan matamu sempat membuat ku tertegun memandangimu berlalu...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aneh...:)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Trus
kau datang ke rumah dan hanya duduk di teras aja, tanpa mau masuk ke
dalam. Saat aku ingin menghampirimu, eh..kau malah buru2 ingin pulang..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Spertinya ada yg ingin kau katakan, tapi ngk jadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku berusaha mengejarmu, tapi kau sudah berlalu begitu cepat...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi sejujurnya aku menikmati semua moment itu bersamamu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Heheg...moment yg aneh.. XD&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description>
            <pubDate>Sat, 15 Feb 2014 04:20:18 +0100</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>Langit Terbelah</title>
            <link>http://sammu.yolasite.com/my-dreams/langit-terbelah</link>
            <description>&lt;img class=&quot;yui-img&quot; src=&quot;http://sammu.yolasite.com/resources/stellarium.jpg&quot; style=&quot;width: 325px;&quot;&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 

&lt;p style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Di
suatu malam, aku keluar dari kamarku dan melihat ada begitu banyak stoples kue
dan gelas-gelas ditelungkupkan diatas meja. Sepertinya baru saja ada pesta,
atau tahun baruan, atau apalah, aku tak tahu. Tapi memang keadaan rumah begitu
penuh dengan gelas dan stoples yang baru dicuci. &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Aku
beranjak keluar untuk menghirup udara malam yang sejuk. Dan ketika aku keluar,
betapa terkejutnya aku!&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Aku
melihat langit malam itu terbuka. Seolah-olah tak ada lagi pembatas antara
langit dan bumi. Aku sangat takjub melihat pemandangan itu. Sungguh
sangat-sangat menggetarkan hati. Perasaan takjub dan heran melingkupiku. &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Disana
aku bisa melihat luar angkasa dengan sangat jelas dari depan teras rumahku. Aku
melihat ada tiga benda angkasa tepat berada di depan mataku. Ukuran mereka
sangatlah besar dan mereka berderet menghadapku. Mereka ada yang memakai cincin
seperti planet jupiter, ada yang permukaannya seperti ditutupi debu halus (sepertinya
planet mars), dan yang lain bulat dan membentuk seperti sebuah pola pada
permukaannya (sepertinya ini planet venus). Ketiganya berwarna abu-abu. Sangat
besar. Mereka sangat besar, tidak seperti bulan purnama yang biasa kita lihat.
Ini ukurannya jauh berlipat kali lebih besar, seperti melihat sebuah gunung
dari dekat. &lt;span style=&quot;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Aku sangat takjub!&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Kemudian
aku menoleh kesebelah kananku. Disana aku melihat begitu banyak benda-benda
angkasa yang berwarna-warni bertaburan di langit. Mereka seperti permata yang
berkilau-kilauan. Begitu indah. Pemandangan disebelah kananku ini beda dari
yang didepanku. Disini penuh dengan warna-warna cerah, namun ukurannya jauh
lebih kecil dari tiga planet tadi. Ukurannya tidak lebih besar dari bulan
purnama, namun tidak lebih kecil dari bintang yang biasa kita lihat.&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Disana
aku melihat sebuah benda bulat bersinar, berwarna kuning sedang bergerak
melintas diantara kumpulan benda-benda langit yang seperti permata itu. Benda
berwarna kuning itu seperti planet jupiter, dia memiliki cincin. Dia terus
bergerak melintas, dan lintasannya itu membentuk setengah lingkaran, &lt;span style=&quot;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;kemudian menghilang seperti menembus langit.
Aku berpikir, bukankah planet bercincin itu tadi ada didepanku dan warnanya
abu-abu dan sangat besar. Tapi sekarang mengapa jadi berwarna kuning, bergerak
dan kecil..? Apa benda ini telah pindah tempat? Pikirku.&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Aku
menoleh lagi kedepanku untuk melihat ketiga planet yang sangat besar tadi. Dan
ternyata planet bercincin itu masih tetap ditempatnya dan tak bergerak sama
sekali. Aku menjadi kebingungan, mengapa benda ini ada dua dengan ukuran dan
warna yang berbeda ya..?&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Akhirnya
kuputuskan untuk masuk ke dalam rumah dan memberitahukan kepada kakak-kakak dan
adik-adikku tentang hal ini. Karena aku yakin mereka pasti akan sangat takjub
melihatnya. Dan memang pemandangan langit itu sungguh sangat menakjubkan dan
menggetarkan hati. &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Aku
masuk ke dalam rumah dan dengan semangat yang sangat menggebu-gebu aku
memanggil mereka untuk melihat ke langit di luar. Mereka turut antusias
mendengar ajakanku. Dengan segera mereka berlari keluar rumah bersama ku. &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Tapi,
betapa terkejutnya aku ketika melihat, ternyata langit malam itu telah berubah.
Tidak sama seperti yang kulihat pertama sekali. Ketiga planet yang sangat besar
yang berderet tepat di langit didepanku tadi &lt;span style=&quot;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;sudah tidak ada lagi. Yang tersisa hanya
hamparan benda-benda angkasa yang seperti permata berwarna-warni yang sangat
indah terdapat disana. Aku sedikit kecewa karena tidak berhasil menunjukkan
pada mereka apa yang aku lihat barusan. Walau begitu mereka tetap bersemangat
ketika melihat hamparan pemandangan langit disebelah kanan kami. &lt;span style=&quot;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Mereka sama-sama takjub melihat pemandangan
itu.&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Akhirnya
kami masuk kembali ke dalam rumah. Aku betul-betul heran mengapa ketiga planet
besar itu menghilang begitu saja. Dan aku menyesalkan kenapa cuma aku saja yang
melihat hal yang luar biasa ini.&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Di
dalam rumah, aku menemukan sebuah koran tergeletak di dekat stoples kaca yang
baru dicuci tadi. Aku mengamati koran tersebut, dan menyadari bahwa koran itu
ternyata koran berbahasa batak. Ketika menyadari hal ini, aku merasa geli juga,
karena baru kali ini aku melihat koran berbahasa batak Toba.&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Mataku
tertuju pada sebuah judul besar di koran tersebut. Aku memperhatikan judulnya
bertuliskan “HOLAN JESUS DO SI............”&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;Aku
sangat takjub dengan judul itu. Tapi aku tidak mengerti akan artinya karena
kata terakhir merupakan kata dalam bahasa batak yang baru pertama kali aku
dengar. Aku berencana menanyakan arti judul itu kepada orang tuaku. Tapi yang
ku jumpai disana adalah tetanggaku yang memang sering bertandang ke rumah. Dia
sudah cukup berumur dan memiliki cucu. Dia memberi jawaban, namun jawabannya
seperti samar ditelingaku.&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;Kristen ITC&amp;quot;;&quot; lang=&quot;IN&quot;&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

</description>
            <pubDate>Sat, 21 Aug 2010 04:44:30 +0100</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>Mereka datang...</title>
            <link>http://sammu.yolasite.com/my-dreams/mereka-datang-</link>
            <description>


	
	&lt;title&gt;&lt;/title&gt;
	&lt;meta name=&quot;GENERATOR&quot; content=&quot;OpenOffice.org 2.4  (Linux)&quot;&gt;
	&lt;style type=&quot;text/css&quot;&gt;
	&lt;!--
		@page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in }
		P { margin-bottom: 0.08in }
	--&gt;
	&lt;/style&gt;

&lt;p style=&quot;margin-bottom: 0in; line-height: 200%;&quot; align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;font face=&quot;Kristen ITC, cursive&quot;&gt;&lt;font style=&quot;font-size: 13pt;&quot; size=&quot;3&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;id-ID&quot;&gt;Mereka
datang. Kira-kira ada lima orang pria, datang ke rumahku di suatu
sore. Mereka masuk dan segera duduk membentuk setengah lingkaran. Aku
datang menghampiri mereka dan duduk menghadap mereka semua. Kemudian
aku mulai berbicara pada mereka semua. Hatiku sangatlah berapi-api
ketika sedang berbicara pada mereka. Aku membagikan Firman Tuhan
untuk para pria yang datang bertamu ke rumahku ini.  Sungguh, hatiku
begitu meluap-luap ketika sedang membagikan firman Tuhan. Mataku
begitu berbinar-binar ketika menatap mereka masing-masing. Aku begitu
bersemangat, sangat bersemangat sekali. &lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;
&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;margin-bottom: 0in; line-height: 200%;&quot; align=&quot;justify&quot;&gt;&lt;font style=&quot;font-size: 13pt;&quot; size=&quot;3&quot;&gt;&lt;font face=&quot;Kristen ITC, cursive&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;id-ID&quot;&gt;	Namun,
walau a&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;font face=&quot;Kristen ITC, cursive&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;id-ID&quot;&gt;ku
begitu berapi-api, ada sesuatu yang lain dari para pria yang datang
ini. Hal ini terlihat jelas dari wajah mereka. Aku melihat sepertinya
wajah mereka menunjukkan ketidakmengertian,tapi tetap saja mereka
seperti serius mendengarkannya, meski dengan kening yang berkerut dan
mata yang penuh keheranan.&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 200%;&quot; align=&quot;justify&quot; lang=&quot;id-ID&quot;&gt;
&lt;font face=&quot;Kristen ITC, cursive&quot;&gt;&lt;font style=&quot;font-size: 13pt;&quot; size=&quot;3&quot;&gt;Ku
tak peduli. Ku tetap saja terus berbicara dan berbicara. Bahkan
ekspresi ketidak mengertian mereka membuatku tambah berapi-api lagi
ketika berbicara.&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 200%;&quot; align=&quot;justify&quot; lang=&quot;id-ID&quot;&gt;
&lt;font face=&quot;Kristen ITC, cursive&quot;&gt;&lt;font style=&quot;font-size: 13pt;&quot; size=&quot;3&quot;&gt;Tiba-tiba
aku seperti tersadar. Aku mendengarkan suaraku sendiri. Sambil terus
berbicara, aku mendengar suaraku sendiri. Dan anehnya, aku tak
mengerti apa yang aku katakan. Aku mengeluarkan suara-suara yang
sangat tidak jelas. Dan kini ku sadari apa penyebab ketidakmengertian
para pria ini. Ternyata mereka sama sekali tidak mengerti apa yang
aku katakan, dan parahnya aku sendiripun sama sekali tidak tahu!.&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 200%;&quot; align=&quot;justify&quot;&gt;
&lt;font style=&quot;font-size: 13pt;&quot; size=&quot;3&quot;&gt;&lt;font face=&quot;Kristen ITC, cursive&quot;&gt;&lt;span lang=&quot;id-ID&quot;&gt;Tapi
walau begitu, tetap saja aku ngomong dengan lancar. Sepertinya
mulutku ini bergerak sendiri. Aku mulai bingung. Apa yang terjadi
dengan diriku? Pikirku.&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 200%;&quot; align=&quot;justify&quot; lang=&quot;id-ID&quot;&gt;
&lt;font face=&quot;Kristen ITC, cursive&quot;&gt;&lt;font style=&quot;font-size: 13pt;&quot; size=&quot;3&quot;&gt;Ku
coba untuk melawan mulutku sendiri yang terus berkata-kata tanpa
hentinya. Namun sangat susah. Mulutku terasa sangat berat ketika aku
berusaha untuk berkata: “Saudara-saudara”. &lt;/font&gt;&lt;/font&gt;
&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 200%;&quot; align=&quot;justify&quot; lang=&quot;id-ID&quot;&gt;
&lt;font face=&quot;Kristen ITC, cursive&quot;&gt;&lt;font style=&quot;font-size: 13pt;&quot; size=&quot;3&quot;&gt;Sama
sekali tak mampu aku lawan, dan akhirnya aku menyerah. &lt;/font&gt;&lt;/font&gt;
&lt;/p&gt;
&lt;p style=&quot;text-indent: 0.5in; margin-bottom: 0in; line-height: 200%;&quot; align=&quot;justify&quot; lang=&quot;id-ID&quot;&gt;
&lt;br&gt;
&lt;/p&gt;
</description>
            <pubDate>Wed, 18 Aug 2010 08:05:36 +0100</pubDate>
        </item>
    </channel>
</rss>
