Cinta

November 3, 2011

Memilih untuk jatuh cinta sama dengan memilih untuk bunuh diri. Kau tidak akan memikirkan lagi tentang dirimu, kau akan memikirkan cintamu. Kau tidak akan mempersoalkan kenyamanan mu, tapi kau akan memperjuangkan kenyamanan cintamu. Semuanya terjadi seakan-akan egomu telah kau bunuh dan kau kubur dalam-dalam. Keegoanmu adalah dirimu. Kau membunuh dirimu dengan membunuh egomu. Mungkin ini terlihat tidak manusiawi atau mungkin cenderung gila, bahkan mungkin kamu tidak akan pernah rela memberikan cinta model seperti ini kepada siapapun. Kita terlalu mencintai diri kita sadar ataupun tidak. Mencintai diri sendiri memang sangat baik, tapi jika terlalu mencinta diri sendiri itulah yang membuat kita sulit untuk membagikan cinta itu buat orang lain.
    Bayi adalah sosok mahkluk hidup yang hanya memiliki ego dalam dirinya. Dia belum mengerti mengenai arti berbagi, semuanya dia lihat berdasarkan sudut pandang kenyamanannya saja. Banyak orang merasa telah dewasa, padahal sebenarnya dia sama saja dengan bayi yang hanya memikirkan egonya, dirinya. Kedewasaan tidak diukur dari seberapa banyak usia kita, atau seberapa banyak uban di kepala kita. Tapi sejatinya dewasa itu diukur dari seberapa besar cinta yang telah dia bagikan bagi orang lain. Dia hidup bukan untuk dirinya lagi, tapi bagi orang lain.
    Memilih untuk jatuh cinta sama dengan memilih untuk bunuh diri, membunuh ego dan keakuan demi cinta.
    Pernah berpikir kalo ternyata Tuhan juga punya ego?
    Tuhan punya ego, kalo dipikir2 terlalu capek Tuhan  memikirkan manusia yang nggk pernah sedetikpun memikirkan Dia. Tapi cinta Nya terlalu besar untuk kita, sehingga Dia tidak menghiraukan egonya. Dia bunuh egonya. Apa buktinya?
    Yesus Kristus adalah buktinya. Dia itu Raja di atas segala raja, yang memilih menjadi budak. Dia yang punya surga dan dunia, tapi Dia datang dalam kesederhanaan, bahkan lahir di tempat yang tidak pantas: kandang! Dia Tuhan di atas segala Tuhan, tapi Dia memilih untuk menjadi sama dengan manusia, rendah! Dia nggk kenal dosa, tapi rela jadi kutuk karena dosa. Untuk apa Dia lakukan itu semua? Demi cinta! Kamu cintaNya, kamu yang terus ada dipikiranNya.
    Siapa sih yang pernah rela mati untuk mu?
    Dia nggk hanya rela membunuh egonya, tapi Dia rela mati untukmu, untuk kita. Dia beri segalanya, bahkan nyawaNya, demi cintaNya: KITA.
    Aku heran ada begitu banyak orang yang tergila-gila dengan sosok Michael Jackson, Justin Bieber, atau siapalah yang saat ini sedang banyak diidolakan banyak orang. Mereka bisa lakukan apa saja untuk bertemu dengan sosok idolanya. Padahal belum tentu sang idola itu mengenalnya, bahkan mungkin nggk akan pernah rela mati untuknya. Sedangkan Yesus Kristus, Sosok yang pernah rela mati demi dia karena cintaNya, tidak pernah diperdulikan, bahkan dianggap nggk penting.
    Betapa sedihnya hati yang penuh cinta itu, hati Tuhan yang rela melakukan semua itu demi cintaNya: manusia.
    Kalo kamu merasa nggk ada yang mencintai dirimu sedemikian besar, kamu salah! Ada satu orang yang mencintaimu dengan cinta yang sangat besar. Hanya kamu yang ada dipikirannya, kamu punya tempat special dihatiNya, dan Dia selalu menantimu, menunggumu untuk setidaknya menyapa Dia, memanggil namaNya. Dia terlalu rindu untuk hanya menunggu. Tapi Dia tidak mau memaksamu, Dia menunggu hingga kau sendiri yang memutuskan untuk datang padaNya dan menikmati cintaNya.
    Atau kau pernah terluka karena cinta yang kau terima sebelumnya ternyata meninggalkanmu, hanya mengambil keuntungan darimu, hanya memanfaatkanmu, hanya menyakitimu, bahkan merusakmu? Itu bukan cinta.
Dia punya cinta yang berbeda dengan yang dimiliki dunia. Dia tidak akan pernah berhenti mencintaimu, tidak akan pernah lelah mencintaimu. Takkan pernah meninggalkan mu.
Dia masih menunggumu..

 

"Sebuah Pengakuan"

January 24, 2011
Banyak Waktu Tertinggal TanpaMu
Banyak Hal Yang Terlewat Tanpa Genggaman Erat TanganMu Disisiku
Banyak Hal Telah Ku Sia-siakan TanpaMu
Hidupku Berat Karena Ku Tahu Ku Tak MerasakanMu
Dan Semakin Berat Ketika Aku Nggk Berusaha MencariMu
Aku Tau Kau Melihatku
Tapi Aku Pura-pura Tidak Peduli
Aku Lupa Seberapa Deras Air MataMu Mengalir Buatku
Aku...

Continue reading...
 

Jeritan Ku...

December 14, 2010
Ku hanya ingin berdua denganMu
Dalam diam ku ingin menikmati hadiratMu.
Ku menanti-nantikan belaian tanganMu
di kepalaku

Tuhanku...ini aku
Bawa aku bersamaMu
Bawaku lebih dekat lagi denganMu...

Tuhanku...peluklah diriku
Biarkanku bersandar di bahuMu
Ku menanti-nantikanMu..

Biarkanlah air mata ini tumpah
di kakiMu...
Biarkanlah Tuhan
Dalam diam ku menantikanMu

Mataku rindu melihat kemuliaanMu
Aku merindukanMu Tuhan
Aku ingin bersamaMu slalu
Dalam diamku....ku menantikanMu Tuhan
Continue reading...
 

Buat Semua Orang

December 14, 2010

"Lebih dalam lagi ku cinta Kau Yesus.."

"Lebih dalam lagi ku rindu Kau Tuhan.."

 

Lirik lagu ini terdengar begitu menggema di ruang gereja tempat aku ibadah hari ini. Ku coba untuk ikut menyembah seperti yang dilakukan saudara-saudara seiman lainnya di gedung itu. Kututup mata ku untuk kemudian menghayati lagu tersebut. Namun sepertinya mataku harus terbuka..

Kebetulan aku dapat tempat duduk di lantai atas gedung, jadi aku bisa memantau semua jemaat yang ada dibawah dari posisi duduk ku.

 

Disaaat ...


Continue reading...
 

Buat Tuhan Yesus

December 14, 2010

Mungkin belum seluruh hati

tlah ku datangi

Tapi aku yakin

hanya hatiMu yang ku pilih


Mungkin belum seluruh cinta

tlah ku selami

Tapi aku terlalu yakin

Hanya cintaMu yang ku cari


Aku tau aku tidak baik

Aku tau aku tidak sempurna

Tapi…

Jangan letih mencintaiku

Janganlah terhenti

Jangan lelah menyayangiku

Hingga bumi tak bermentari

Dan Kau datang lagi

Untuk ku

Tentang cinta mungkin aku

tidak berpengalaman

Tapi aku sangat yakin

Tak ada kasih yang sepertiMu

Seumur hidup

Yang pernah ku miliki

Sungguh

Aku tak bisa berpa...


Continue reading...
 

Dapat lebih dari yg ku harapkan

August 16, 2010

Dulu aku berharap kali punya pacar. Hmm…rasanya kalo udah punya pacar,

bangga banget diriku, apalagi kalo dia cantik dan menjadi idola para pria.

Saking berharapnya, aku sampe nyiapin sebuah lagu untuk dipersembahkan

ke sang pacar, jika kelak aku sudah berpacaran. Lagu ini khusus untuk orang

yang akan menjadi pacar pertamaku.

Lirik emank udah jadi, tapi lagu nya belum dapet. Lama berlalu, aku nggk

kunjung dapet pacar juga, tapi yang ku dapat malah lebih dari seorang pacar.

Dia Tuhan ku, Yes...


Continue reading...
 

Tuhanku bernyanyi untukku...

August 16, 2010

                                                                          Apalah jadinya hidupku saat ini…?

Mungkin aku sudah mati

Terhilang dan tak berarti

Dibawa dan terkurung dalam ruangan gelap

Penuh ratapan dan kertak gigi


Makananku tiap detik hanya api dan penderitaan

Air mata ku kering karena selalu menangis

Tubuhku habis meleleh

Tercabik-cabik

Dan terurai seperti daging busuk

Menimbulkan rasa sakit yang tak tertahankan

Namun tubuh ku akan kembali utuh lagi

Tapi kembali lagi…

Mel...


Continue reading...
 
Make a Free Website with Yola.