Think About HKIP
What do you think about HKIP..?
HKIP itu khan kepanjangannya: “Huria Kristen Indonesia Protestan. Nah kalo dilihat dari namanya sih ini kelihatan banget kalo gereja ini termasuk gereja etnis. Bisa kita lihat dari singkatan “H” nya yaitu Huria, yang dalam bahasa Batak berarti ”Jemaat”.
Nah sekarang yang menjadi pertanyaan adalah ternyata gereja “HKIP” ini bukan termasuk gereja etnis, tetapi malah gereja nasional.
Nah lho..ini dia nih.
Kalo lah memang gereja ini adalah gereja nasional, mengapa kata “HURIA” ini masih di pake dalam singkatan gereja ini. Menurut saya apa nggak lebih baik diganti menjadi “GEREJA KRISTEN INDONESIA PROTESTAN”..ato biar unik menjadi “JEMAAT KRISTEN INDONESIA PROTESTAN”..?
Dan kalo dilihat dari cara ibadahnya aja masih menggunakan bahasa Batak Toba. Jadi bagaimana gereja ini bisa dikatakan sebagai gereja nasional? Soalnya khan salah satu ciri dari gereja nasional itu adalah bisa diikutin oleh semua orang yang berbangsa Indonesia. Nah bagaimana bisa gereja ini diikuti oleh semua orang Indonesia_kalo memang gereja ini adalah gereja nasional_, mengingat kalo nggak semua orang Indonesia bisa berbahasa Batak ?
Jadi agak membingungkan juga sih. Apa masih tetap dipertahanin juga kalo gereja ini gereja nasional ? Kalo emang masih pingin dipertahanin, mending _saran saya ya.._namanya diganti “H”nya menjadi “G” ato “J” ato paling tidak kebaktiannya dibanyakin bahasa Indonesianya biar orang dari suku lain pun bisa ngikutin ibadah di tempat ini.
Memang menurut aku lebih baik dijadiin gereja nasional aja, soalnya biar lebih keren aja..he..he..tapi memang nggak salah juga kalo gereja ini jadi gereja etnis dengan “meralat statement”nya tentang gereja nasional tersebut. Soalnya biar bisa lebih fokus lagi menjangkau orang-orang Batak.
Nah saran aku sebagai anggota jemaat, buat para pimpinan ato siapapun yang merasa menjadi bagian dari gereja HKIP ini, harap dipikirin lagi deh arah gereja ini, mau dijadiin gereja etnis ato gereja nasional.
SaMmu..!